kembali ke kotamu yang dulu
wajah lugu malam termangu
memilah-milah tumpukan buku
pada sebuah ruang berdebu
tak ada lagi ruh yang bersamamu
seperti ceritamu tentang abu rindu
di dalam wadah tembikar biru
ketika butir tuturmu satu di situ
aku mesti pergi meski memaku
sisa malam yang lalu telah beku
kuambil satu buku pemberianmu
perjalanan kita yang telah lalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar