seorang perempuan lacur yang menyusui anak rahimnya
berlomba dengan malam,tak ingin membelah buah dadanya
melapis lipas helai berhelai dari lelaki-lelaki
menjajani dan menyantapnya sebagai makanan selingan
dia tak menyimpan jalangnya binatang dari rimba lelaki-lelaki lapar
dia menyimpan roti-roti berdebu beroleskan keringat lelaki penidurnya
seorang perempuan lacur yang menyusui anak rahimnya
berlomba dengan literan air susunya sebab tak ingin dituangkan
ke dalam mulut lelaki-lelaki yang tak pernah usai hausnya
dia menyimpan semua potongan hati memecahnya bergetah-getih
dia memburai salju-salju membeku lelaki berserakan di tilamnya
dia mencairkannya sebagai noktah-noktah perjalanan tubuhnya
ia mendengar suara...setiap bisikan , setiap jeritan ,setiap tangisan
dari potongan hati menggenta cinta menggemakan kesia-siaan
kepada setiap lelaki yang bukan manusianya
070909
Tidak ada komentar:
Posting Komentar