Senin, 22 November 2010

Dara

cadar awan
menerawang rawan
cahaya yang enggan
datang amat perlahan

hari membuka tabirnya
dara melipat wajahnya
menyimpan mimpi setiap malam
di lembar cita berkalam

dara tak henti menabung mimpi
cadar awan menyibak diri
sulur cahaya tak mampu sendiri
pergilah dara, temani cahaya

(perempuan tak cuma mimpi)
090310

Tidak ada komentar:

Posting Komentar