di jembatan gantung melengkung
menjuntai kedua kaki dalam senandung
menatap riak air sungai bingung
tengadah pada awan berat mendung
kaki mengayun langkah sampai ke sini
menjuntai harap putih berjuta hari
menutup kelopak mata menyirna diri
terbuai senandung awan angan hati
petir menyambar cermin air sungai
pecah rupa menyisa raga sia-sia
tak perlu gontai kaki di tanah fana
meski lumpuh bersimpuh menatih baka
050310
Tidak ada komentar:
Posting Komentar