Jumat, 19 November 2010

LALU

setengah abad di dunia yang berabad abad
dari babad yang mana awal sebuah abjad bumi
beruntun merambat mengikuti satu sama lain
saling menjalin lalu meruntuhkan di pertarungan

ada waktu untuk diam karena kalah atau menang
ada waktu untuk kenyang dan lapar yang bundar
ada ujung suatu hari ketika aku dalam cengkeram setan
ada awal suatu masa ketika aku dalam kolam tenggelam

aku menguntai air mata dalam gelap sebuah derita
kehilangan rahim tempat mendengar detak jantungmu
pecahan bintang melengkapi kalung leherku yang lunglai
lalu aku bercerai dengan bulan dan tahun yang terkapar

sementara jantungku tetap berdetak menghentak
mampu mengarungi menyelami tujuh samudra
kembali ke awal aku dijadikan dalam kerahiman
jiwa yang barukah di bumi tua yang meronta-ronta

10juni2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar