Jumat, 19 November 2010

Maukah Engkau Membersihkan Debu Di Dedaunan

kenalkah engkau padaku di suatu hari nanti
ketika aku tak dapat lagi berjalan di halaman
dan hujan tak pernah datang di satu musim lagi
dan dedaunan telah dilapisi debu demi debu

dulu kubersihkan debu dengan teratur
menyiram di musim curah matahari
menyapa embun yang bersolek di atasnya
menyapa mata bulan senja rupawan

debu-debu itu telah menghalangi cahaya
seperti partikel-partikel hati yang kelabu
bertengger di atas dedaunan terkulai
membuatku lunglai tak dapat menyapamu

maukah engkau membersihkan debu-debu dedaunan
agar engkau tetap mengenal dan menyapaku suatu hari
agar engkau melihatku mengangkat tangan padamu
memintamu singgah dan duduk di bawah pepohonan

28juni2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar