Jumat, 19 November 2010

Lepas

: seorang isteri dan ibu, sahabatku

lepas saja ikatan bila sukmamu telah gugur dan terurai di kelambu yang menutup ranjang malam
sementara setiap pagi kau harus kembali membukanya untuk mengangkat helai rambutmu
yang melekat di setiap lubang pori kelambu putih yang telah hampir pudar warnanya

lepas saja penyekat yang membatasi jiwamu untuk berontak dan berteriak tidak
sementara setiap hari kau harus mengosongkan diri untuk menyimpan biji-biji candu
yang membuat setiap rongga di kepalamu tak dapat lagi bergerak membekukan otak

lepas saja penyebut dirimu seolah kau tegar di sisi tiang yang berdiri melintang
sementara setiap udara tak dapat kau hirup dengan mulutmu yang terbuka menganga
yang membuat setiap resonansi di rongga pipimu beku kaku tak mungkin melawan kesewenangan


29juni2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar