aku telah menghidup di rimba ini
di bawah monas di depan istana
di kakus gedung gedung tinggi
yang limbahnya melayahlayah
menutup jalan jalan ibukota
kau berkata aku telah bunuh diri
di kota besar yang menjadi bongkah
amarah sumpah serapah membuncah
bukan, aku bukan sesiapa di ini jakarta
dalam kata dalam hidup yang remeh
aku hidup dalam kasta strata biadab
yang mulutnya ngaco berpidato
seperti berjenisjenis hewan lapar
lalu aku menggiring mereka dengan tambur
membawa ke kubur yang amat subur
menidurkan yang hidup
menghidupkan yang mati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar