: komako - tetirahnya seorang geisha
menuruni bukit kecil berselimut salju ketika temaram petang memudar putihnya
bagai kaki burung bangau yang berjalan ringan dan menyimpan sayapnya di pinggang
beriringan dengan jenjang bukit yang ia tinggalkan semakin jauh melandai ke rerumputan
terurai rambut hitamnya lepas dari gelungan kecil menjadi jarum-jarum menisik angin tipis
tak pernah pipih tulang menunjang raga yang dibalut sutera bunga sakura
oleh hasrat yang merekat sepanjang masa belia seperti dawai kuat shamisen
yang dipetik jemari lentik sambil senandungkan nyanyi menepis dingin berlapis
mengiringi malam akhir perjamuan langit dengan rembulan di matanya yang sipit
18juni2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar