:seorang petani menggantung diri karena gagal panen
membangun subuh ketika telinga mendengar tipis panggilan ayam kepada matahari
dan bulan berlari ke rumahnya lewati ladang jagung yang telah rela poranda
maka tepuk riuh semesta menghidupkan tanah kering dan semaian yang masih tidur
memerah wajah wajah tirus dan pucat memandang matahari tak lagi bertopeng
dan setiap pori kulit merasakan angin semakin condong bertiup kencang ke barat
cahaya semakin terang di atas sawah yang baru ditanam kembali setelah panen sirna
seberkas sinar mengangkat tubuh penggarap yang masih tercekik oleh paceklik
tali pengikat kerbau terlepas dari lehernya dan bergetar di atas tanah bergenang
dan tibatiba tanpa bantuan angin telah terbang entah kemana perginya sebuah tali
mungkin terbang lalui udara cakrawala dimana pun di atas tanahtanah retak dan kering
mungkin tak perlu lagi tarian untuk mengundang hujan atau mengusir badai
sebab matahari telah telanjang di atas bayang kaki telanjang
mungkin tanah dan nyawa harus mati sebelum hidup
tanpa topeng
tanpa tali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar